WIRAUSAHA KWONYOL
Aku merasa konyol tiap bernostalgia tentang masa lalu ini. Saat itu aku kelas tiga atau kelas empat SD kalo nggak salah. Entahlah bagaimana asal mulanya, yang kuingat aku dan Dhika ingin mempunyai pekerjaan :v. Kami ingin mempunyai uang dari usaha kami sendiri. Namun baik aku maupun Dhika tidak tahu harus bekerja apa dan kemana. Lalu akhirnya mendapat inspirasi dari ibu-ibu yang jualan mainan di depan SD, kayaknya enak duduk-duduk dapat uang. Sesampainya di rumah aku dan Dhika mengumpulkan mainan dan barang-barang dari rumah masing-masing. “Banyak nih, pasti laku.” Kata Dhika saat semua barang terkumpul. “Kita bakalan sukses nih. Aku ga sabar!” kataku Lalu kami membungkus barang-barang itu ke dalam plastik bekas undangan pernikahan (yang ada rekatan-nya—biar kelihatan bagus), dan kami menempel harga. Asal kalian tahu, barang-barang itu, sumpah jelek banget, udah rusak dan super bekas. HAHAHA. Ada boneka kecil, ikat rambut kumel, bandana, gelang, gantungan kunci,...