Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

CORETAN KELUARGA BURUH

Pagi ini ayah mencari celana kain hitam yang kemarin dijemur di atas paku pada dinding batako. Aku berjongkok di depan setumpukkan cucian bersih di dalam ember besar. Sedangkan sisa cucian yang kotor masih menumpuk di samping ember itu. Ayah berjalan melewatiku dan bertanya dimana celananya. Aku meringis dan mengatakan bahwa celana itu berada di antara tumpukan cucian kotor. Ah, hidup seorang buruh. Akhirnya ayah mengambil celana jeans lusuh dari lemari tempat pakaian kerjanya berada. Aku terkikik pelan, “Coba saja kalau ayah bilang sebelum celana itu kurendam air begini, pasti tidak perlu mengambil celana baru.” Beberapa menit kemudian aku mendengar suara kendaraan gergaji mesin yang berdebum di depan rumah. Ah, itu pasti teman ayah sudah datang. Dan benar saja, ayahku sudah siap pergi bekerja. Sambil mengenakan topi plastik dan menenteng sepatu kain yang tebal, ayah melenggang lewat pintu belakang menuju ke depan rumah. Dari punggung tegapnya, resam tubuhnya yang kekar, dan tingginya...