SOFHI
: Apa itu suci? Semula ia kira hanyalah mimpi, ruangan terang dengan pernak-pernik elegan dan beraroma wangi. Sofhi mengerjap beberapa kali, mengembalikan kesadaran diri. Agak pusing kepalanya mengingat apa yang terjadi terakhir kali hingga ia terdampar di ruangan ini. Seketika matanya membulat lebar, ia ingat apa yang menimpanya menjelang petang tadi. Terduduk di atas tempat tidur dengan selimut tebal yang menutupinya, buru-buru ia memeriksa pakaian yang menempel di tubuhnya, masih sama. Jantungnya berdegup cepat melihat kaos dan celana pendek yang menumpuk di sampingnya. Itu pakaian pria! Apa yang telah Mona lakukan padanya? Apakah wanita itu menjualnya? Gadis desa itu melompat dari tempat tidur, hendak keluar ruangan namun pintu itu terkunci. Dan ia tidak tahu berada dimanakah dirinya sekarang. Mungkinkah ia masih satu lokasi dengan pesta para bule yang sempat memuji kecantikannya, atau sudah berganti tempat. Ketika Sofhi sibuk berpikir, tiba-tiba ia melihat se...