"Dek, Dek." mbahmu
Jum’at, 26 January 2018 Tadi pagi aku ke kampus sama temen-temenku se-Jurusan, karena ada keperluan. Liburan hampir berakhir, dan hari senin besok udah masuk. Pagi ini aku bersama Fitri (samaran) dan Hana (samaran) menuju ke lobi fakultas. Ketika memasuki lobi, aku lihat ada laki-laki duduk di dekat tangga, tatapannya aneh gitu. Dia pake baju kotak-kotak orange. Aku ngobrol sama temen-temenku di lobi. Lalu tiba-tiba Fitri menyenggolku, “Itu bukannya orang yang kamu panggil ‘dek’ kemarin?” “Yang mana? Kapan aku manggil gitu?” Pas itu lobi ada banyak orang, rame. Aku gatau siapa yang dia maksud, dan aku juga lupa siapa yang kupanggil ‘dek’. “Itu lho yang duduk di deket tangga. Alah masa’ lupa, yang waktu kita papasan di tangga, hari kamis minggu lalu.” Ia menunjuk laki-laki yang tadi, si kotak-kotak orange. Sesaat otakku loading , mengingat-ingat ‘papasan di tangga’. Satu detik dua detik. “HAH?” aku terperangah, jadi yang w...